Pilih Mana? >> Karir Kerja atau Uang!

Written by Mr. Endi on March 29, 2010 – 9:37 am -

Sudah ditidak dipungkiri lagi bahwa ada beberapa orang yang beranggapan mengukur kesuksesan hanya dari materi yaitu seberapa besar harta kekayaan dan uang yang dimiliki. Hal ini pulalah yang mendorong asumsi yang salah yang hanya menilai tingkat keberhasilan suatu karir kerja hanya dari seberapa besar gaji, pendapatan, kedudukan, atau sejenis hal lainnya yang ada kaitan erat dengan materi.

Hmm,.. Pada hal masih banyak hal dan faktor lainnya loeh untuk mengukur tingkat keberhasilan dan kesuksesan sebuah karir seseorang. Terlepas dari itu, ada pula perkembangan opini yang menyatakan karir berbeda dengan pekerjaan. Pendapat tersebut mengungkapkan bahwa jika kita bekerja menjadi bawahan dengan prospek yang tidak jelas maka keadaan yang demikian hanya bisa baru disebut sebagai pekerjaan. Namun jika kita bekerja dengan prospek jenjang yang jelas atau kita bekerja dengan berwirausaha dengan berdiri dikaki sendiri maka itu baru disebut dengan karir.

Kembali ke topik awal, sukses di karir sebenarnya dapat diartikan sebagai usaha daya upaya untuk menjadi diri sendiri dalam mengembangkan potensi  diri. Dalam hal ini maka sangat jelas jika uang bukan ukuran mutlak untuk menilai kesuksesan dan pekerjaan adalah sebuah profesi yang dijadikan alat untuk mencapai sukses karir kita.

Bagi orang awam memang susah untuk membedakan antara pekerjaan, karir, dan materi. Hakekatnya karir dapat didefinisikan sebagai sebuah perjalanan yang panjang yang mencakup track dan record kegitan profesional itu sendiri. Jika kita bekerja dengan hanya mengejar kejayaan materi seperti penimbunan sejumlah uang sebanyak-banyaknya, maka yang didapat hanyalah keberhasilan materi semata. Maka tidak heran jika banyak orang yang telah memiliki kekayaan yang lebih dari sekedar cukup tapi tetap tidak juga puas-puas!

Pandangan yang menyatakan karir hanya mengejar kuntungan materi uang semata juga membuat budaya masyarakat berubah derastis, dari awal yang mengedepankan martabat dan etika berbudaya yang baik berubah menjadi persepsi yang mengukur semua aspek kehidupan hanya dari materi. Padahal materi itu sendiri sifatnya tidak kekal kan! (kok jadi ngasih ceramah gini-yah he3x).

Tujuan utama dari sebuah karir yang kita rintis hendaknya mengedepankan aspek rasa senang ketika kita menjalaninya (bukan malah menjadi beban) dan memahami betul dengan jelas makna pekerjaan yang selama ini kita laukan. Untuk mencapai puncak dari karir yang sebenarnya, memang dibutuhkan kesabaran, kejujuran, dan sikap kerja keras serta pantang menyerah. Namun sayangnya banyak orang yang tidak menyukai jalan seperti yang mana biasanya disebabkan oleh banyak hal seperti gaji kecil, kebutuhan materi yang terus mendesak dan meningkat, dan lain-lain.

Hal tersebut pula yang menyebabkan banyak orang yang rela mengorbankan minat dan bakat yang dimilikinya demi mengejar jenis pekerjaan yang lebih prospektif dari segi materi. Membangun sebuah karir yang sebenarnya yang dimana sesuai dengan apa yang sebenarnya di-inginkan memang sangat susah dilakukan! Telebih lagi ditengah tuntutan kebutuhan materi dalam kehidupan sehari-hari harus di cukupi. Namun jika hal itu memungkinkan, kenapa tidak kita lakukan!


Tags: ,
Posted in Kerja | 1 Comment »

Mengembangkan Karir Kerja dengan Aman

Written by Mr. Endi on March 15, 2010 – 11:16 am -

Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa persaingan dalam mendapatkan sebuah pekerjaan yang biasanya jika kita menempuh dari lowongan kerja yang telah dipublish di media umum seperti koran, majalah, televisi, tempat umum dan lain-lain maka biasanya akan menyebabkan persaingan yang ketat sesama pelamar. Lalu pertanyaannya apakah jika kita telah lama bekerja di suatu perusahaan maka posisi kita tidak dapat tergantikan atau dengan kata lain apakah kemungkinan untuk dipecat sudah tidak ada?

Jawabannya tentu saja kemungkinan tersebut masih ada bahkan sangat terbuka karena mengingat diluar sana sangat banyak sarjana-sarjana muda yang dapat di gaji lebih murah dari diri kita, sehingga mungkin dapat membuat perusahaan tempat kita bekerja berpikir untuk menggantikan tanaga kita! Oleh karena itu tidak ada salahnya selain tetap fokus untuk berusaha mengembangkan karir kita, jangan lupa untuk menjaga konsistensi kualitas diri kita agar karir yang sedang kita rintis tetap aman dan terus berkembang.

Baik berikut ini adalah beberapa hal penting yang sebaiknya kita review ulang dalam diri kita untuk memastikan karir kerja dapat berkembang dengan aman dan cemerlang:

  1. Jaga dan jika perlu tingkatkan produktivitas. Hindari bermain chat seperti YM, Facebook (terlebih lagi jika Bos kita ada alam account FB kita) berlebihan di kantor tempat kita bekerja. Usahakan untuk selalu menyelesaikan tugas pekerjaan tidak melewati batas waktu sehingga dapat membuat atasan kita senang dan menghargai kinerja kita dengan baik. Kemudian jika kita kurang akrab dengan atasan, maka ubahlah poin negatif ini. Usahakan dalam sehari untuk minimal sekedar bertatapan muka dengan bos, hal ini bertujuan untuk membeikan kesan bahwa kita memang selalu ada untuk kemajuan perusahaan setiap harinya.
  2. Tekankan kepada perusahaan betapa penting keberadaan dan peranan kita untuk perusahaan. Terlebih jika kita adalah tipe orang yang pendiam, maka tidak ada salahnya jika di waktu meeting, ungkapkan gagasan dan ide brilliant kita dengan optimis dan lantang. Usahakan pandangan miring bahwa kita kurang dianggap, harus kita hapus dengan cekatan. Tapi ingat jangan telalu memberikan kesan kita condong cari muka ke atasan, lakukan dengan tepat dan wajar dalam mengingatkan arti penting kita bagi perusahaan.
  3. Kurangi kebiasaan yang dapat menurunkan produktivitas kita. Seperti misalnya makan siang diluar dalam waktu yang terlalu lama hingga jam istirahat habis dimana hampir dilakukan tiap hari kerja. Usahakan sekali-sekali untuk memanfaat makan siang didalam kantor karena tak jarang loeh sewaktu makan siang Bos terkadang sedang mencari peran-peran untuk menggarap proyek baru yang mungkin tidak kita ketahui. Nah bayangkan jika hal ini kita tidak ada di dalam kantor, maka hilang sudah kesempatan emas tersebut.
  4. Lakukan evaluasi terhapap track and record yang telah kita berikan ke perusahaan. Lakukan evaluasi ini secara objektif atau jika perlu meminta rekan kerja yang kita percaya untuk sedikit memberikan evaluasi performa etos kerja yang selama ini kita terapkan ditempat kerja. Atau jika memungkinkan, jika kita sangat dekat dengan atasan, maka tidak ada salahnya sharing mengenai hal ini dengan atasan. Hal ini tentu sangat membantu pencitraan positif dimata Bos bukan?
  5. Asah terus sikap leadership kepemimpinan kita. Walaupun saat ini posisi kita hanya sebagai karyawan biasa, sikap leadership sangat direkomendasikan untuk selalu dimiliki. Hal ini akan sangat membantu untuk meningkatkan rasa percaya diri kita misal untuk berusaha mengungkapkan pendapat (terlebih jika pendapat tersebut sifatnya kontrofersial). Sikap leadership hendaknya terus dipertahankan dan di-asah, karena tidak memungkinkan suatu saat kita mendapat karir yang sangat cemerlang untuk menjadi seorang pemimpin bukan!

Tags: , ,
Posted in Kerja | No Comments »

Tips Jitu Karir Cemerlang

Written by Mr. Endi on January 20, 2010 – 5:27 pm -

Hmm… Memiliki karir yang cemerlang adalah idaman bagi setiap orang, sehingga tidak heran jika banyak orang tergila-gila untuk meraih keadaan tersebut. Banyak faktor yang dapat menyebabkan karir kita cemerlang atau malah sebaliknya yaitu mandeg atau mentok! Salah satu faktor terbesar adalah berasal dari diri kita sendiri. Sehingga tidak heran banyak orang sukses mengatakan bahwa untuk meraih sukses sangat ditentukan oleh diri kita sendiri bukannya keadaan disekitar atau orang lain.

Salah satu faktor eksternal jika kita bekerja kantoran adalah manajemen perusahaan yang tidak cocok dan mendukung bagi perkembangan karir yang kita sedang rintis. Tentunya jika faktor eksternal seperti berkaitan dengan faktor menajemen perusahaan adalah hal yang sangat susah untuk dikotrol dan diubah oleh kita secara pribadi.

Seperti yang telah dijelaskan pada paragraph pertama, hal yang memungkinkan untuk diperbaiki adalah diri dalam kita sendiri. Berikut beberapa tips jitu agar karir cemerlang dengan memulai memperbaiki diri kita sendiri dari hal-hal yang sederhana menjadi lebih baik sehingga akan berdampak lebih baik bagi perkembangan karir kita secara keseluruhan:

  1. Selalu memperlihara motivasi agar kita tetap semangat bekerja untuk memperoleh karir sukses dan cemerlang. Motivasi itu sendiri dapat berasal dari mana saja bahkan terkadang susah ditebak atau ditentukan terkadang. Namun biasanya dengan mengingat orang-orang yang kita sayangi dan membahagiakan mereka adalah satu jenis motivasi untuk membuat semangat kita tidak pernah padam dan produktivitas akan senang-tiasa terpelihara dengan baik kan?
  2. Tentunya kita setuju bukan, jika kalau karir yang cemerlang erat kaitannya dengan usaha dan kerja keras. Sehingga tak heran banyak orang mengatakan bahwa hasil dari suatu pekerjaan adalah sebanding dengan usaha kerja keras yang telah kita lakukan. Ingat semua membutuhkan proses, termasuk untuk memperoleh tingkatan karir yang cemerlang. Yakinlah jika kita gagal hari ini, pasti suatu saat akan berhasil lebih baik lagi!
  3. Jagalah kualitas mimpi-mimpi dan cita-cita kita. Tentu kita masih ingat sewaktu kita kecil memiliki cita-cita yang setinggi langit, namun begitu dewasa cita-cita tersebut menurun grafiknya karena realistis katanya hex4. Tapi tidak ada salahnya untuk selalu menjaga level cita-cita kita dengan cara terus memacu meningkatkan kualitas pribadi kita untuk menjadi SDM yang unggul dibanding dengan yang lain. Jika orang lain membutuhkan waktu mengerjakan suatu tugas dalam waktu 1 hari, kenapa tidak mencoba untuk berusaha agar dapat menyelesaikan tugas tersebut hanya dalam waktu beberapa jam.
  4. Selalu luangkan waktu untuk mengenali dan menggali potensi dari dalam diri kita. Karena percayalah suatu individu pasti memiliki kemampuan yang jarang atau tidak dimiliki oleh orang lain, dan mungkin kita adalah salah satu yang memiliki kemampuan langka tersebut. Kemampuan langka disini juga dapat diartikan mengenali kemampuan yang paling potensial dan menonjol untuk terus dikembangankan dan dioptimalkan untuk mendukung tercapainya karir yang cemerlang bagi kita.
  5. Bertanggung jawab dan berani mengambil resiko atas keputusan yang telah dibuat, apalagi jika keputusan tersebut dibuat dengan penuh perhitungan dan pertimbangan. Sekali lagi jangan takut menghadapai kegagalan, dan pastikan bahwa kita selalu belajar atas setiap kegagalan yang kita hadapi agar tidak jatuh ke lubang yang sama.

Hmm… Ada yang ingin menambahkan? Selalu ingat bahwa kesuksesan sangat ditentukan dari diri kita sendiri bukan orang lain, Ok.


Tags: ,
Posted in Kerja | No Comments »
RSS