Saran penulisan resume
Written by Mr. Endi on February 16, 2009 – 6:44 am -Berikut ini beberapa saran yang diperbolehkan dan tidak dianjurkan pada penulisan suatu resume :
1. Buatlah resume anda semudah mungkin untuk dibaca dan dimengerti, misalnya dengan penggunaan bullet style.
2. Hindari penulisan resume yang terlallu panjang, kapan perlu cukup satu halaman, namun jika tidak cukup karena mungkin pengalaman anda yang begitu banyak, gunakan dua halamn saja. Jangan sampai lebih dari dua halaman.
3. Perhatikan cara menampilkan informasi dan desain pada resume anda, hindari penggunaan yang sudah umum, misalnya dengan menggunakan template yang telah disediakan oleh Microsoft Word, meskipun tidak ada yang salah pada template tersebut, namun anda bisa membuatnya seakan-akan khusus dan istimewa.
4. Jangan pernah bohong terhadap informasi yang disampaikan pada resume anda.
5. Tulis informasi yang ada di dalamnya focus kepada peluang yang anda dapatkan, buang informasi kira-kira dianggap tidak perlu bagi mereka yang akan menerima anda.
6. Hindari penggunaan kata “saya” di dalam resume anda.
7. Tampilkan informasi tentang kerja yang dianggap penting bagi pembacanya.
8. Jangan lupa menuliskan lokasi tempat anda bekerja sebelumnya.
9. Urutkan pengalaman kerja anda berdasarkan kejadiannya.
10. Tuliskan dalam bentuk kuantitas jika memungkinkan, misalnya jumlah staff yang anda kelola, berapa persen keberhasilan penjualan yang anda raih, berapa jumlah produk yang anda tangani, dll.
11. Hindari menuliskan pengalaman yang terlalu banyak di dalam resume anda. Jika anda menuliskan terlalu banyak, bisa-bisa mereka mengasumsikan bahwa anda akan terlalu mahal untuk digaji.
12. Dalam hal keahlian dan aktivitas kerja, hindari menuliskan pekerjaan yang tidak inginkan untuk masa yang akan datang.
13. Tuliskan latar belakang pendidikan anda, termasuk dengan jurusan atau bidang keahliannya. Jika anda sudah mengenyam pendidikan pada pendidikan tinggi, tidak perlu menuliskan level pendidikan menengah anda (seperti SMU/SMK).
14. Pada resume anda tidak perlu dituliskan berat badan, tinggi badan, tanggal lahir, tempat lahir, status perkawinan, jenis kelamin, kesehatan, nomor KTP dan sejenis, alasan meninggalkan pekerjaan sebelumnya, nama dari supervisor anda sebelumnya, poto anda, informasi gaji, serta hal-hal lain yang kira-kira dianggap kontrovrsi seperti agama, politik, ras/etnik, keanggotaan kelompok sosial, dll.
15. Hindari penulisan hobi atau hal lainnya yang tidak memiliki kaitan kuat, meskipun hal ini sering digunakan untuk membuat proses wawancara tidak terlalu kaku nantinya, namun bisa dianggap sebagai informasi yang tidak terlalu bernilai.
16. Jika anda memiliki prestasi, tuliskan prestasi anda tersebut, khususunya bagi mereka yang baru saja lulus, karena beberapa perusahaan bahkan juga mengincar mereka yang berprestasi ini dalam mengangkat nama perusahaan mereka nantinya, misalnya kejuaraan olah raga, dll.
17. Tidak perlu dituliskan nama referensi tentang diri anda di dalam resume, cukup tuliskan bahwa anda akan memberikan referensi ini jika diminta.
18. Sebelum melayangkan resume anda kepada mereka, baca kembali resume anda dengan hati-hati, kesalahan pengetikan dan pengertian akan membawa kematian terhadap peluang anda.
Anda BISA jika tahu caranya .... !! ============= Silahkan mengisi data diri Anda dengan mengklik link dibawah ini dan dapatkan e-book "Hunting Jobs versi Bahasa Indonesia" seharga 'Rp 31.700,00' secara cuma-cuma (GRATIS)
============= Akan dijelaskan di halaman berikutnya setelah Anda mengisi data diri Anda dan melakukan pendaftaran pada 'Langkah 1' |
Posted in Kerja, Tips | 3 Comments »




October 9th, 2009 at 3:56 pm
Hmmm..Menulis sebuah resume itu bisa di bilang susah-susah gampang he3
November 30th, 2009 at 4:03 am
Pada resume anda tidak perlu dituliskan berat badan, tinggi badan, tanggal lahir, tempat lahir, status perkawinan, jenis kelamin, kesehatan, nomor KTP dan sejenis, alasan meninggalkan pekerjaan sebelumnya, nama dari supervisor anda sebelumnya, poto anda, informasi gaji, serta hal-hal lain yang kira-kira dianggap kontroversi seperti agama, politik, ras/etnik, keanggotaan kelompok sosial, dll. KENAPA TIDAK BOLEH DITULISKAN HAL2 TERSEBUT??? PADAHAL SAYA MELIHAT CONTOH PENULISAN RESUME DENGAN MENCANTUMKAN HAL2 TERSEBUT.
November 30th, 2009 at 6:06 am
Hal itu bisa saja, dimana dapat disesuaikan dengan kebutuhan