Archive for the ‘Opini’ Category
Rahasia Motivasi Kerja Orang Jepang Sukses
Written by Mr. Endi on January 27, 2010 – 4:10 pm -Mungkin sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah salah satu bangsa yang memiliki kemampuan teknologi dan ekonomi maju tidak hanya di Asia tapi juga di dunia. Sebagai mana kita ketahui ekonomi Jepang sempat terperosok ketika akhir perang dunia ke-dua. Bahkan banyak ekonom memperkirakan bahwa setelah kekalahan perang, Jepang akan sangat sulit bangkit dari kehancuran, namun kenyataan berkata lain.
Salah satu faktor dari kemajuan ekonomi Jepang adalah dengan adanya sumber daya manusia dengan kualitas dan produktivitas yang diatas rata-rata kan! Pernah ada seorang Guru bercerita bahwa pola hidup dengan sering memakan konsumsi ikan bahkan ikan mentah (seperti sushi) maka membuat orang-orang Jepang menjadi pintar! Apakah itu benar? Yah memang ada benarnya sih, karena ikan kan kaya kandungannya akan asam linoleat dan omega-3-nya.
Selain dari asupan makanan, jangan salah ternyata motivasi kerja yang konsisten dan terarah membuat orang Jepang sukses dalam membangun ekonomi negaranya. Berikut ini adalah 5 rahasia motivasi orang jepang kenapa dapat sukses dalam pekerjaan dan meniti karir secara umum:
- Pertama adalah motivasi yang klasik, yaitu kerja keras. Memang pasti kita semua tahu benar bahwa kerja keras adalah salah satu kunci utama agar berhasil dan sukses baik dalam menyelesaikan pekerjaan dalam dunia bisnis dan kerja, atau meniti karir secara keseluruhan. Malah terkadang banyak orang yang mengatakan bahwa sikap untuk selalu bekerja keras adalah hal yang mutlak yang harus dilakukan untuk meraih cita-cita kita. Kerja keras juga sering disamakan dengan usaha keras, sehingga dapat juga dikatakan bahwa kita dapat mengukur seberapa besar kesuksesan yang akan kita peroleh dengan mengukur seberapa besar usaha kerja keras kita untuk meraihnya.
- Ke-dua adalah motivasi untuk pantang mudah menyerah. Jadi ingat pepatah lama kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda he4x. Sikap pantang menyerah dari orang Jepang dapat kita telusuri ketika mereka terpuruk akibat kalah perang pada perang dunia ke-2. Dan beberapa tahun setelah itu mereka dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia hingga sekarang.
- Motivasi untuk senan-tiasa menjaga harga diri dan tau malu. Mungkin hal ini adalah salah satu sifat yang sangat bertolak belakang dengan pejabat-pejabat di negeri kita ini. Tidak usah jauh-jauh melihat contohnya, coba tebak kenapa sepak bola kita makin mundur, hmm…. Sudah tahu kan PSSI di pimpin ama mantan nap_ he4x, tapi hingga sekarang masih senyam-senyum tuh mimpin PSSI. Tentu kita tahu kan tradisi hara-kiri Jepang (bunuh diri karena merasa malu). Jadi jangan heran hingga sekarang angka bunuh diri di Jepang masih amat tinggi. Intinya orang-orang Jepang masih menjujung malu jika merasa bersalah dan merugikan orang lain dan berjanji untuk tidak melakukan kesalahan hal yang sama di kemudian hari. Tapi gak tau dech kalau Miyabi (bintang porno Jepang legal) mungkin sudah menjadi profesi yang sudah diakui atau dilegalkan disana kali-ya wakaka…
- Motivasi untuk selalu memiliki kebiasaan rajin membaca. Pernah saya melihat film pada jaman Edo (nama kota Tokyo pada zaman kuno-nya), dimana yang membuat heran terlihat sudah ada perpustakaan di film itu. Jangan salah loh film itu bukan film sembarangan, tapi salah satu film yang pernah mendapatkan OSCAR pada tahun 60-an, jadi tidak perlu diragukan lagi logika film itu masuk akal atau tidaknya he4x. Jangan heran pula jika kita pergi ke Jepang dan berpergian dengan subway transportation maka kita akan melihat beberapa orang yang sedang asik membaca.
- Selalu berusaha mempertahankan heritage atau tradisi. Sebagaimana kita ketahui bahwa orang Jepang memiliki teknologi maju di dunia, tapi salutnya tetap menjaga dan melestarikan kebudayaan nenek moyang mereka hingga sekarang dengan baik. Sebenarnya Indonesia memiliki kebudayaan yang mungkin jauh lebih kaya di banding Jepang, tapi sayang karena tidak mau menjaga dan tledor membuat kebudayaan tersebut menjadi bias sekarang ini.
Tags: motivasi kerja, motivasi kerja jepang, orang jepang, rahasia jepang
Posted in Opini | No Comments »
Menarik Pengunjung ke Website
Written by Mr. Endi on May 1, 2009 – 2:17 pm -
Sekarang anda sudah memiliki produk untuk dijual dan website dengan system otomatisnya yang menjual produk anda. Namun, sebagus apapun produk anda, secanggih apapun sistem otomatisasi di website anda, mereka sama sekali tidak berguna jika tidak ada satu orang-pun yang mengunjungi ‘toko’ anda. Traffic… anda membutuhkan traffic!
Traffic yang saya maksud di sini adalah para pengunjung website anda. Saat bisnis online anda sudah siap, hal pertama kali yang harus anda pikirkan adalah perolehan traffic. Sekali anda memiliki traffic, dengan didukung strategi pemasaran online yang sudah dirancang dengan baik, maka penghasilan melimpah secara otomatis akan mengalir ke rekening anda. Pada pembahasan terdahulu kita sudah banyak bicara mengenai perancangan produk, sales letter, dan sistem otomatisasi web site. Tugas anda berikutnya adalah mendatangkan sebanyak mungkin pengunjung ke website sambil mengelola bisnis anda. Tentu anda tahu, langkah paling pertama untuk membuat pengunjung mau membeli
Tags: Bisnis, directories, direktori, iklan mini, kata kunci, keywords, mesin pencari, optimalkan Website, Search Engine, Traffic
Posted in Artikel, Internet, Kerja, Opini, Tips | 6 Comments »
Tips Menarik Konsumen atau Pelanggan
Written by Mr. Endi on April 26, 2009 – 12:40 pm -Pahami Ketidaktertarikan Pelanggan
Satu aspek yang mengecilkan hati dalam menjual adalah besarnya jumlah pelanggan yang terkesan sama sekali tidak tertarik pada Anda, perusahaan Anda atau produk Anda. Anda membuat kontak telepon, mencoba menetapkan janji temu, bekerja seharian penuh di tengah teriknya cuaca-dengan keberhasilan kecil. Anda mungkin mendengar, “Kami belum akan melakukan perubahan dalam waktu dekat”. Satu alasan nyata atas ketidaktertarikan adalah bahwa pelanggan tidak tahu mengapa mereka harus melakukan apa yang Anda ingin untuk mereka lakukan. Jelas Anda ingin mereka membeli produk Anda, tetapi mereka tidak tahu mengapa mereka harus melakukannya. Jika Anda tidak memahami situasi setiap pelanggan secara benar, tanggapan pelanggan itu tidak akan masuk akal bagi Anda, dan apa yang Anda lakukan tidak akan bagi pelanggan. Marilah kita lihat dua scenario terkait.
Posted in Artikel, Kerja, Opini, Tips | No Comments »




